tips memilih ranjang

Ranjang adalah perabotan rumah tangga yang harus dipilih dengan benar karena rata-rata sepertiga waktu kita dihabiskan di tempat tidur tersebut. Salah satu faktor untuk mendapatkan tidur yang berkualitas adalah ranjang. Tanpa tidur yang baik, seseorang dapat kelelahan dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas. Sakit punggung, leher dan sendi kaku, serta beberapa penyakit fisik lain bisa jadi tanda-tanda kurang tepatnya ranjang yang digunakan. Saat memilih ranjang, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Ukuran

Dalam kondisi sehat, seseorang berganti posisi 15 hingga 30 kali tiap tidur di malam hari. Ruang terbatas membuat gerakan tidak bebas sehingga orang jadi tidak nyaman dan kualitas tidur pun menurun. Karena itulah, ranjang yang besar lebih baik. Saat memilih, pertimbangkan jumlah orang yang akan menggunakan ranjang, dan dana serta ruang yang tersedia.

Kenyamanan

Ranjang yang tidak dapat menopang badan dengan baik mengakibatkan orang yang tidur di atasnya pegal-pegal. Orang yang punya masalah di punggung disarankan menggunakan kasur keras. Akan tetapi, kasur yang terlalu keras akan menimbulkan masalah pada bahu dan pinggul. Di toko, ada cara untuk mengetahui kasur yang tepat. Berbaring di kasur dan tempatkan tangan Anda di rongga di antara punggung dan kasur. Jika tangan bisa masuk ke rongga tersebut, maka kasur itu lolos ujian pertama. Percobaan berikutnya adalah dengan mengubah posisi tidur. Setelah berbaring terlentang, coba ubah-ubah ke posisi lain. Kalau perubahan posisi dapat dilakukan dengan mudah, kasur itu lolos ujian kedua. Selanjutnya, berbaring miring di atas kasur dan minta orang lain untuk melihat tulang belakang Anda. Jika posisinya cukup lurus, artinya ranjang itu cukup memberi sokongan. Ranjang yang ideal harus mampu memberikan sokongan dengan tetap mengikuti bentuk tubuh.

Alergi dan Manula

Orang dengan alergi sebaiknya pakai kasur dari fiber atau busa. Sementara untuk para manula, ranjang harus diatur agar mereka dapat turun dari ranjang dari posisi duduk. Untuk mencegah jatuh saat turun, pastikan telapak kaki menyentuh lantai saat mereka duduk di sisi ranjang.

Kapan Ganti Kasur

Meskipun umur kasur rata-rata mencapai 10 tahun, ada baiknya diganti lebih cepat, apalagi kalau sudah muncul gejala-gejala rusak, seperti kekerasan berkurang drastis. Ketika kasur juga sudah dirasa tidak nyaman, tak ada salahnya diganti. Gejala lainnya adalah penggumpalan di beberapa bagian kasur. Untuk alasan kesehatan, ganti kasur tiap 10 tahun sekali dapat mengurangi masalah akibat alergi. Anda bisa memperpanjang umur kasur dengan membaliknya setiap beberapa tahun sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s