I am a staying at home parent

Punya anak membuatku mengorbankan kehidupanku di luar, .. kuliah berhenti karena tak ingin keguguran lagi, . Dan begitu punya anak , akifitasku mengajar di salah satu SMk pun berhenti. Bukan tidak sayang karier, tapi aku akan lebih sayang lagi kalau aku memiliki putra berkepala udang dan berkepribadian buruk seperti yang  selalu aku saksikan saat mengajar. Dan kemudian aku memilih menjadi guru bagi anak2ku daripada guru untuk anak 2 orang lain yang belum tentu bersedia di ajak belajar.lagipula aku cuma guru bantu kok yang panjaaaaaang lagi untuk menjadi PNS

Aku menyerahkan seluruh pikiranku agar pada akhirnya Arick dan adik – adiknya menjadi orang besar, berkepribadian seperti yang aku inginkan. bahkan untuk itupun saya tidak bisa minta bantuan orang lain bahkan orang tua ku ataupun mama mertua walauun aku tau pasti mereka melakukannya lebih baik. Tapi yg aku inginkan anak 2tumbuh seperti yang aku inginkan. dan itu benar 2menguras tenaga dan pikiran  karena menurutku berbeda cara bicara ada anak, akan berbeda pula hasilnya.

Sekian dulu… terimakasih sudah membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s