4 J dalam mengolah makanan

KOMPAS.com – Saat ini sudah banyak orang yang semakin peduli dengan kesehatan. Tak heran banyak orang yang mulai rajin berolahraga, dan sangat memperhatikan pola makan. Selain tubuh tetap ramping, juga agar terhindar dari segala macam penyakit.

“Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar makanan sehat bisa bermanfaat bagi tubuh,” ungkap dr Samuel Oetoro, SpGK, dokter spesialis gizi klinis dari RS MRCCC, dalam acara branding buah nusantara di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Untuk memenuhi standar makanan sehat ini, ada empat syarat yang harus dipenuhi agar tubuh tetap sehat dan bugar. “Penuhi ‘4J’ dalam makanan yang disantap per harinya, agar hasilnya maksimal untuk membantu memperkuat tubuh,” tukasnya.

1. Jumlah
Setiap harinya, tubuh membutuhkan energi dari asupan makanan. Jenis makanan yang memenuhi kebutuhan energi ini adalah karbohidrat, protein, dan lemak. “Semuanya harus dipenuhi, namun dalam porsi yang seimbang dan sesuai kebutuhan tubuh. Jangan berlebihan agar tidak gemuk,” bebernya. Kenali kebutuhan porsi Anda sendiri agar semua asupan makanan ini tidak membuat lingkar pinggang menjadi melebar.

2. Jadwal
Metabolisme tubuh akan bekerja lebih baik dengan asupan makanan yang teratur. “Idealnya, setiap manusia membutuhkan makan tiga kali sehari, dengan porsi sesuai kebutuhan,” ujar Samuel. Mereka yang sedang berdiet seringkali mengurangi frekuensi makan dengan tidak makan malam. Namun, cara ini tidak dianjurkan oleh Samuel.

Mengurangi frekuensi makan besar ternyata bisa mengganggu proses metabolisme pembakaran dalam tubuh. Proses yang tidak seimbang ini akan mengganggu kesehatan, dan selain itu juga tidak akan menurunkan berat badan. Jika ingin menurunkan berat badan, kurangi saja porsi makanan dalam satu piring.

3. Jenis
Jenis makanan yang disantap juga bisa mempengaruhi kinerja tubuh. Perhatikan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh, dan penuhi kecukupan gizi yang dibutuhkan tubuh. “Sebaiknya jangan memilih karbohidrat yang simpleks, karena bisa membuat gula darah naik. Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, beras merah, agar tingkat kenyangnya lebih lama, dan bisa mencegah diabetes karena kandungan gulanya yang tak terlalu tinggi,” lanjut Samuel.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan makanan dengan serat dari buah dan sayuran. Kedua jenis makanan ini, terutama buah, bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

4. Jurus masak
Cara memasak atau jurus memasak yang diterapkan saat mengolah makanan bisa mempengaruhi kualitas masakan. Untuk menghindari reaksi kimiawi dari bahan makanan, hindari makanan yang ditumis, digoreng, dimasak dengan suhu tinggi, diawetkan, atau diasap. “Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang dikukus, direbus, dipepes, dipanggang, atau diberi kuah,” sarannya.

Sesekali ingin menyantap makanan yang dibakar tentu tak jadi masalah, asalkan tidak sampai menimbulkan arang yang menempel pada makanan. Bakarlah dengan api yang kecil, namun dalam waktu yang lebih lama. Bahaya makanan bakaran ini bisa muncul karena arang yang menempel pada makanan bersifat karsinogen (memicu timbulnya kanker).0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s